Banten Foto Club : Food Photography

croissant

Weekend tadi akhirnya saya memenuhi undangan Kang Rusman dari kota Serang Banten untuk sharing mengenai food photography dengan para anggota Banten Foto Club. Ini bukan nama klub fotografi mereka, cuma saya saja yang menamakannya demikian supaya gaya,๐Ÿ™‚ Di sebuah resort Saung Kuring di kota Serang bersama kurang lebih 20an orang anggota komunitas ini kami saling berbagi pengalaman motret masing2.

Saya ngobrol masalah food photography dengan mereka dan beberapa tip praktis. Acaranya tentu seru dan banyak tanya jawab masalah teknis foto. Intinya kata saya, bahwa pada seni apapaun termasuk hasil foto selalu bersifat subyektif. Jadi jangan kecil hati kalau hasil karyanya dikritik orang. Artinya, selama kita menyenangi hasil fotonya, ya cukup kita nikmati sendiri dulu sambil terus berlatih.

2

Saya cuma menekankan, bahwa masalah teknis foto bisa gampang dikuasai, tapi kreativitas harus terus di asah agar hasil fotonya kinclong.ย  Apapun alat dan merek bukan jadi ukuran, sekali lagi maksimalkan alat sebagaimana petuah para fotografer saat Pesta Blogger kemarin.

Panitia sudah menyiapakan beberapa makanan untuk dijadikan ajang uji coba dan mulailah keasyikan memotret di pinggir kolam renang. Foto makanan di atas misalnya, dihasilkan dari kamera saya yang dipinjam oleh salah seorang peserta perempuan (saya lupa namanya), hasilnya boleh kanย  ?

14

Tak terasa waktu sudah jam setengah tiga sore dan saya pun harus pamit dan tentu saja terkesan dengan keramahan mereka. Nuhun Kang Rusman, sampai ketemu mungkin pada waktu kita hunting di perkampungan Baduy. Salam.

Tags: , , , , , , , ,

10 Responses to “Banten Foto Club : Food Photography”

  1. Dony Alfan Says:

    Kayaknya susah nih motret makanan, saya belum pernah nyoba. Btw, pas motret berasa laper gak? Hehe

    Gampang, pake kamera kecil aja bisa koq. Kalau makanannya menggiurkan pasti pengen di comot …๐Ÿ˜€

  2. edratna Says:

    Croissant nya nampak sedap dinikmati…
    Ke kampung Baduy….wahh asyiik…..

    Rute perjalannnya ke lokasinya itu lho bu, sangat berat katanya.๐Ÿ™‚

  3. tere616 Says:

    Mau ikut dong kalau perjalanan ke Kampung Baduy.
    Tapi masalahnya kemampuan berfotografinya masih di TK dan lensanya pun masih yang biasa-biasa aja๐Ÿ˜ฆ

    Gak apa2 tentang masalah fotografi yang penting kata pemandunya harus menyiapkan fisik yang prima. Maklum harus jalan kaki berjam2 …๐Ÿ™‚

  4. rusman Says:

    Ass Wr Pak Toni….terima kasih yah dah berkenan dateng ke kampung saya tempo hari…oh iya pak toni akhirnya lahir juga nama clubnya “Banten Exposure” yang menjadi ketuanya bp. Feri. mudah-mudahan dengan ini awal yang baik….ditunggu ke baduinya…

    salam

    rusman

    Wa’alaikum salam Kang. Terima kasih juga atas keramahan teman2 di sana dan selamat atas berdirinya klub foto di Banten.

  5. Yoga Says:

    Waduh saya jadi ingin makan croissant-nya…
    Kapan ya bisa ikutan nimba ilmu langsung, sama Mas Toni?

    Boleh, kita sharing ya kapan2๐Ÿ™‚

  6. Ivy Says:

    iiih crossaintnya jadi menggoda bener kalo diliat dari foto mas toni… si elyani juga uda mahir fotonya… kapan ya bisa belajar dari mas?

    Wah foto2 di blog Ivy kan sudah keren pun๐Ÿ™‚

  7. mae Says:

    aduuuh kapan ya ada acara ginian di Surabaya…. *wishing*

    Pengen ke Surabaya, wisata kuliner di sana pasti asyik๐Ÿ™‚ “ngarep”

  8. yogi Says:

    jadi ingat waktu sesi ini..gua telat datang….cuma makan n ikut rapat bentar…sorui ya teman2….
    next time kalo benar2 sempat dan ada waktu gua pasti ikut hunting bareng…

  9. ipunk anwar Says:

    mau tanya,
    gmn caranya hubungan ama komunitas ini..?

    bagi yg tau tolong hubungi saya di email;
    ipunk_aac@yahoo.co.id

  10. Anonymous Says:

    jangan ke bayah mulu dounk paling juga palm mulu

Comments are closed.


%d bloggers like this: