Kiriman kopi dari Andie Summerkiss

Siang tadi resepsionis kantor menyerahkan kiriman paket dari Medan. Wooow, isinya tiga bungkus kopi Sumatera dari Andie Summerkiss buat saya coba. Duuuh jadi terharu.

Kopi Sumatera pertama kali dikembangkan oleh penjajah Belanda di abad ke 18 di daerah Aceh di sekitar danau Tawar. Perkebunan kopi kemudian meluas hingga ke Sumatera Utara khususnya di wilayah suku Mandheling. Kopi Sumatera terkenal dengan intensitas atau kepekatan tinggi, tapi rendah tingkat keasamannya. Jadi yang punya masalah dengan lambung yang sensitif bisa mencoba kopi jenis ini. Mari kita tes kopi dari Andie dengan mesin espresso dan French Press.

Biji kopi digiling dengan blade grinder (mesin Mazzer saya belum datang sih) agak halus supaya ekstraksinya sekita 20-25 detik.

Mengapa waktu ini jadi patokan? Mesin espresso menuntut bubuk kopi yang digiling sesuai dengan specs mesin, jadi kadang harus trial dan error. Terlalu kasar, air kopi akan mengalir terlalu cepat (under extraction). Sebaliknya bila terlalu halus air akan mengalir lambat (over extraction) dan mengakibatkan rasa kopi yang pahit. Untung hasil gilingan sudah pas dan voila, single shot espresso kopi Mandheling sudah tersaji.

Aroma kopi Indonesia masih kalah dengan Amerika Selatan, tapi kita unggul dalam masalah intensitas kepekatannya (full body). Crema yang dihasilkan sangat bagus dengan warna coklat keemasan, mahkota kopi yang berkualitas.

Metode kedua dengan menggunakan French Press, praktis dan tetap menghasilkan crema walau tidak setebal dengan mesin espresso. Metode ini tidak mengurangi kenikmatan kopi Mandheling, rasanya tetap nendang.

Thanks again Andie, I do enjoy one of the best coffee in the world.

Tags: , , ,

8 Responses to “Kiriman kopi dari Andie Summerkiss”

  1. therry Says:

    Wow! So nice of Andie to send you those! So have you been friends with Andie for a long time and is it just like me and Elyani?? Hehe.

    Blogging is a wonderful thing.

    She is so sweet indeed and of course all of you are my dear friends. That’s why I can’t stop blogging and regularly visiting your sparkling blogs๐Ÿ™‚ .

  2. Marisa Says:

    Thanks for the coffee making tips, pak Toni. Glad to know I’ve found two more coffee lovers in the local blogosphere.

    Have you tried kopi luwak? Kopi oprah, that’s what me friends call it here.

    Hi Icha, I guess I’m just a coffee nerd๐Ÿ™‚ , but thaks if you find useful tips here. Haven’t had a chance to taste this coffee and would love to slluuurp and sniff its smell.

  3. Elyani Says:

    Mas Toni,

    Bikin kopi ada timing-nya juga ya seperti pitch stop di arena balap F1๐Ÿ™‚ I bet the closest thing to an addiction for you is coffee, the energy drinks through the day๐Ÿ™‚

    Memang tuh, kalau meleset rasanya jadi aneh (ah itu sih buat para nerd aja). Dua gelas sedang per hari, teman saya 8 gelas, lebih gila lagi.๐Ÿ™‚

  4. Chocoholic Says:

    ton,
    aku denger kopi gayo dan toraja sudah dipatenkan sama belanda dan jepang. apa bener?
    kenapa ya indonesia selalu telat untuk mematenkan produknya? jadi sekarang indonesia tidak bisa export kopi gayo dan toraja dengan nama itu, harus diganti namanya.
    padahal kita kan bisa patenkan produk2 nasional berdasarkan letak dan nama secara geografis.. (like rendang padang yang dipatenkan malaysia, padahal padang itu kan di indonesia.. thing like that laa..)

    Bener banget Rima, seorang pengusaha Belanda telah mendaftarkan hak paten kopi Gayo sebagai merek dagangnya. Sebenarnya itu bisa kita tuntut, tapi pemerintah kita kan seperti biasa “sibuk”, dan urusan beginian tidak menarik karena benefitnya gak jelas.๐Ÿ˜ฆ . Malaysia emang rada2

  5. andiesummerkiss Says:

    Real glad that you like the coffee๐Ÿ˜€

    All my friends think it’s too strong. They put so much sugar it.๐Ÿ˜ฆ Kinda ruin the whole thing.

    I really do Andie, in fact some of my coffee nerd friends gave positive feedbacks about your coffee (many of them took this coffee for their indulgences๐Ÿ™‚ ) The flavor is such a nirvana with earthy base, a typical Sumatra coffee. Love, love, did I say love ?๐Ÿ™‚ BTW, hope you’ve had a great trip.

  6. wihell Says:

    hai aku wihel mau tannya neh kopi robusta yang paling bagus itu dari mana? apa sih perbadaan antara robusta dan arabika dan bagaimana kualitas mutu dan rasa kopi tersebut. terus apa lagi perbedaannya dengan kopi luwek? thanks yah

  7. gobel Says:

    saya tuh penasaran sama kopi arabica mandheling dan arabica lintong karena itu pinginnya jadi bisnisin tuh kopi ke luar negri. gimana caranya yahh. sumber-sumber produksinya ga tau tuh. bisa tolongin gua kasi tau asalnya. soalnya gue ada partner di australia pesanin tu kopi.

  8. rozi679 Says:

    salam..
    saat ini saya menjual CD cara berkebun kopi yang benar, hanya dengan harga 60 ribu (sudah ongkos kirim).
    CD bukan berisi ebook PDF atau paparan data melainkan video interaktif/audio visual bagaimana prakteknyalangsung di lapangan.
    dan tersedia juga buku panduannya (berwarna dan bergambar) harga 60 ribu.
    jika berminat silahkan hub.saya di 081-911857815 atau email rozi679@gmail.com.
    terima kasih

Comments are closed.


%d bloggers like this: