Jesu, Joy of Man's Desiring

Jesu, joy of man’s desiring,
Holy Wisdom, Love most bright;
Drawn by Thee, our souls, aspiring,
Soar to uncreated light.
Word of God, our flesh that fashion’d,
With the fire of life impassion’d,
Striving still to truth unknown,
Soaring, dying, round Thy throne.

Through the way where hope is guiding,
Hark, what peaceful music rings!
Where the flock, in Thee confiding,
Drink of joy from deathless springs.
Theirs is beauty’s fairest pleasure;
Theirs is wisdom’s holiest treasure.
Thou dost ever lead Thine own
In the love of joys unknown.

Orang bilang musik klasik itu berat untuk didengarkan dan buat golongan tajir, saya bilang biasa aja tuh. Enak malah buat menemani pagi (Vivaldi yang bersemangat), inget pacar🙂 (Pachelbel yang romantis), tiba2 jadi religius (Bach yang sacred seperti komposisinya di atas).

Bicara tentang Bach, saya memang menyukainya termasuk Handel salah satu komposer era Baroque. Musik mereka besemangat, agung, dan intens dengan emosi. Beehoven terlalu rumit, walau overture-nya bagus2, setelah itu boring, Mozart terlalu manis. Itu sih pendapat saya saja, karena cita rasa musik setiap orang pasti berbeda.

Apresiasi musik klasik di tengah masyarakat kita terutama di sekolah2 memang masih minim. Padahal sebaiknya mereka mulai dikenalkan sejak dini, minimal tahu komposisi Overture WIlliam Tell yang sering dimainkan dalam film kartun Tom & Jerry. Dari pengalaman saya, memaksa anak untuk mendengarkan musik juga belum tentu baik. Jadi biar saja mereka menyukai dengan sendirinya dan belajar mengenal saat saya memutar komposisi musik klasik yang ringan. kalau sudah terbiasa, mereka juga akan segera mengenalnya karena hampir di setiap film Hollywood selalu ada satu sisipan musik klasik.

Enjoy your music.

Tags: ,

2 Responses to “Jesu, Joy of Man's Desiring”

  1. esther Says:

    Buat saya tiap jenis musik punya efek berbeda :
    Musik klasik enaknya didengerin pagi2 lagi pikiran masih fresh baru bangun tidur, jadi smangat. Listening to pop music with explicit lyrics takes me back years, brings me into memories ….. flashback gitu loh !! banyakan jadi mellow. Kalau lagi kerja enaknya dengar soft jazz, dinamis & jadi smangat terus. Dengerin lagu2 rock, body & soul jadi ikutan nge rock .. Sacred song bisa bikin nyaman .. ada “hope”, bisa juga nervous .. ingat dosa. Jadi kalau dengar musik lihat2 timing nya juga.

    Akur Mbak Esther. BTW, selamat ya atas blog barunya, happy blogging.

  2. therry Says:

    When I was little I listened to a lot of classical music, mostly Mozart and Bach.

    Maybe that’s the reason why I’m moving onto trance now – I think they are similar on terms of melody and harmony. Haha.

    Bach is always my favorite composer, but Theft Cat (my crazy translation for Kucing garong🙂 ) is also a good piece

Comments are closed.


%d bloggers like this: