Masih inspirasi

ht.jpg

Enak kali ya punya bioskop rumah sendiri dengan suara surround menggelegar, duduk di sofa empuk, dan layar gede, ruangan ac, hmmm. Belum nyampe ah. Masih mahal. Dari dulu langganan majalah What Hi Fi seritanya sebagai sumber inspirasi, jadinya ya cuma bioskop inspirasi doang karena alasan di bawah ini.

Ruang khusus. Minimal 3X5 m, wajib dilapisi peredam suara supaya para tetangga gak protes akibat suara gila2an. Kalau mau bagus harus di treatment untuk akustiknya, jadi jangan asal kedap. Nah ini bagian yang paling mahal karena konsultan dengan alat khusus akan mengukur dan mengatur pantulan di setiap bidang. Waktu nanya berapa harga per meter, murah Om, cuma 750 ribu! Nanti aja ya mbak, gas di rumah abis.

Receiver. Dari harga yang murah sampai mahal pun ada, Denon, Yamaha, Cambridge Audio, Onkyo, atau Arcam yang harganya minta ampun. Ya sudah akhirnya pilih Denon saja, toh majalah di atas bilangnya OK dan waktu di test juga top marktob.

Speaker. Pilihannya sangat njlimet dan sekali lagi harganya itu bisa menguras dompet. Eh ketemu merek Mordaunt Short, lumayan tidak memalukan dengan kombinasi surround speaker jadoel Yamaha. Hasilnya boleh lah, tinggal pinter2 aja nyetting di Receiver-nya.

Kabel. Sorry, gak percaya yang mahal karena waktu dulu belajar elektronik rumusnya tidak mengenal kabel mahal atau murah, yang penting bisa menghantarkan arus, beres. Kalau orang mau beli yang mahal, ya biarin aja. Katanya lebih bagus, OK. The best sound is the sound that you like, itu saja.

Porjektor. Belum beli.

Jadi? Ya masih inspirasi, karena baru punya receiver sama speaker. Hiks

Tags: , , , , , , ,


%d bloggers like this: