Belanja buku murah di AS

buku.jpg

Bagi yang berkesempatan ke Amerika, pengalaman berbelanja buku di sana sungguh sangat menyenangkan. Memang harganya cukup mahal khususnya buku2 yang baru diterbitkan, tapi tidak berarti kita sulit mendapatkan buku murah meriah, dan harganya banayak yang di bawah 10 dolar. Menurut Unesco, Amerika menempati urutan kedua dalam hal jumlah buku yang diterbitkan, urutan pertama ditempati oleh Inggris, urutan ke-3 sampai ke-5 ditempati oleh Cina, Jerman, dan Jepang. Tidak kurang dari 175 ribu judul buku baru beredar setiap tahunnya, atau sekitar 14 ribu buku baru diterbitkan setiap bulannya. Kalau mau dihitung, setiap 30 menit terdapat buku baru yang diterbitkan di Amerika untuk jenis non fiksi saja, kata koran New York Times. Dengan cepatnya peredaran buku di sana mengakibatkan banyak buku yang sebetulnya masih “baru”, tapi sudah dianggap tidak lagi up to date lagi, dan jenis inilah yang biasanya di sale di berbagai toko buku. Ini pengalaman berburu buku murah di San Francisco dan New York, saat diundang meeting di sana.

Tempat yang biasa saya kunjungi adalah toko buku bekas yang terletak di Universitas Berkeley di Okland San Francisco . Di sini banyak dijual buku2 text book, dan tentu saja beragam jenis buku lainnya. Harganya sangat miring asal rajin saja mencari diberbagai tumpukan buku yang kadang letaknya tidak beraturan. Salah satu toko buku bekas yang pernah dikunjungi adalah Moe yang salah satu penjaga tokonya berdandan ala penyanyi Nirvana, Kurt Cobain.

Enaknya belanja buku di Amerika, kita bisa baca buku di sofa yang disediakan sambil ngopi tanpa ada kewajiban membeli atau diplototin sama satpam (di Jakarta pun sudah mulai). Untuk tempat yang menawarkan susana demikian, biasanya saya pergi ke toko buku besar seperti Borders atau Barnes & Noble. Ini tempat favorit dan bisa seharian baca2 buku di sana sambil lesehan pun tidak dilarang.

Kalau di New York, Fourth Avenue adalah tempat terkenal untuk lokasi para pedagang buku2 baru maupun bekas. Salah satu toko buku yang saya kunjungi bernama Strand yang mulai beroperasi sejak tahun 1927 dan menempati lahan seluas 4 ribu meter persegi!. Mereka menyediakan koleksi buku termasuk buku langka dan collectible items yang jumlahnya luar biasa sehingga Strand menyebut tokonya dengan 18 miles of books.

Bagaimana dengan harga buku bekas di sana bila dibandingkan dengan di Jakarta? Tentu tidak semuanya murah, namun secara umum koleksi buku di sana tentu lebih beragam dan cenderung banyak yang baru. Sekali lagi, asal jeli kita bisa mendapatkan buku yang berkualitas dengan harga murmer. Buku di atas saya beli dengan harga 40an dolar atau kurang dari 400 ribu (published rate sekitar 200 dolar). Jadi pintar2 saja berburu buku murah dan tentu saja tidak melebihi batas bagasi di pesawat yang diperbolehkan (sekitar 25-30 kg) per penumpang) saat pulang kembali ke Indonesia.

Tags: ,

4 Responses to “Belanja buku murah di AS”

  1. mei Says:

    bener tuh …. aku pernah dapat oleh-oleh buku harry potter : half blood prince (edisi hardcover), masih sangat … sangat bagus alias mulus …. harganya USD 8. Ngiler euy …..

  2. handri Says:

    satu lagi tempat hunting buku murah dan mulus (selama pinter milihnya)…di half.com…:D btw, blognya keren banget, salut!

    Makasih Handri atas sharingnya. Ini blog iseng koq😀

  3. Hank Says:

    wow…bro toni ternyata suka baca buku yah… banyak collection e-book nga? maybe we could exchange some….? thanks

  4. art Says:

    ini pengalaman saya dulu di Denver. saya getol cari buku di perpustakaan umum. disini saya mendapatkan banyak buku yang luar biasa murah, tapi bekas bukan buku baru. sebab perpus adakalanya menjual buku2 yang dianggap memang sudah ada penggantinya, saya pernah mendapatkan buku peta alam sedunia yang harganya di toko buku hampir $285 dan baru setahun di rak perpus, dijual cuma dengan harga $1, kondisinya masih 95% bagus. buku kumpulan drama karya2 maestro, itupun $1 dan banyak lagi. jadi bung ton kalau mampir lagi ke amrik coba berburunya ke perpus…tapi saya kurang tau di negara bagian lain. Denver memang punya banyak kenang indah buat saya.

    Tuh kan pengalamannya bagus untuk dibuat blog. Ayo nge blog🙂

Comments are closed.


%d bloggers like this: