Mengapa Visa Amerika Saya Ditolak ?

deny21.jpgIni situasi yang sangat tidak mengenakan dan seperti menampar harga diri kita. Kasus ditolaknya permohonan Visa bukan hanya terjadi di Jakarta, tapi di berbagai negara. Anda tidak sendirian. Seorang ilmuwan kimia India terkemuka Goverdhan Mehta yang pengalamannya diperlukan Amerika, pernah ditolak permohonan Visa-nya dan menimbulkan ketegangan diplomatik kedua negara. Ia sudah patah arang dan menolak mengajukan kembali aplikasi-nya. Keputusan bagus. Ini beberapa tips yang semoga bisa membantu persiapan sebelum anda mengajukan permohonan Visa di kedutaan Amerika.

  1. Petugas Konsuler akan memperlakukan setiap pemohon Visa sebagai orang yang berniat untuk berimigrasi ke Amerika, kecuali orang tersebut dapat membuktikan sebaliknya. Inilah klausul 214(b) yang terdapat dalam Immigration and Naturalization Act yang banyak menjadi dasar penolakan permohonan Visa : “every alien shall be presumed to be an immigrant until he establishes to the satisfaction of the cosular officer, at the time of application for a visa, and the immigration officers, at the time of application for admission, that he is entitled to a non immigrant status …” Petugas Konsuler wajib mencurigai setiap pemohon dan untuk itu anda perlu :
  2. Menyiapkan bukti sebanyak mungkin bahwa anda tidak berniat untuk berimigrasi ke Amerika yang dikenal dengan istilah strong ties. Ini bisa berupa : pekerjaan kita di Indonesia, keluarga, bisnis, tanah, atau rekening bank yang kita miliki. Siapkan semua sertifikat tanah anda yang asli untuk dilampirkan dalam permohonan anda, siapa tahu mereka memintanya. Semakin banyak strong ties yang kita miliki di Indonesia, semakin besar peluang dikabulkannya permohonan visa kita. Sekali lagi itu semua bukan jaminan, karena setiap petugas tidak hanya menilai dari aspek itu saja, hal penting lain yang dilihat adalah :
  3. Apakah kita punya sanak famili di Amerika, tentu saja yang menetap secara legal. Petugas akan mempertimbangkan aspek ini karena pihak keluarga di sana akan menjadi semacam jaminan agar kita tidak melanggar UU keimigrasian mereka. Kalau pihak keluarga di Amerika menjadi sponsor, minta paspor/green card/social security card untuk dilampirkan dalam permohonan Visa anda. Bagaimana kalau anda tidak mempunyai sanak keluarga di sana? Lampirkan surat undangan dari organisasi atau kantor yang mengundang anda. Ini yang penting dan sering terlupa, minta mereka mengirim lewat email atau fax langsung dari Amerika lengkap beserta nomor telepon pihak pengundang dan lampirkan dalam form aplikasi.
  4. Proses wawancara. Pemerintah Amerika mendelegasikan wewenang penerbitan visa ke petugas konsuler dan mereka mempunyai tugas yang tidak enteng dalam menilai setiap kualifikasi aplikasi visa setiap orang terutama dalam proses wawancara. Ini yang paling genting dan menjadi faktor pemicu kegagalan permohonan visa kita. Petugas Konsuler hanya mempunyai waktu kurang dari satu menit untuk menilai kelayakan anda mendapatkan visa. Setiak gerak gerik, gaya bicara, cara berpakaian, dan seluruh bahasa tubuh anda akan dinilai dalam golden moment ini. Manfaatkan proses ini untuk sekuat tenaga meyakinkan petugas agar semua persiapan yang sudah kita lakukan tidak sia2.
  5. Anda tidak mengisi form secara benar. Yakinlah bahwa satu kesalahan kecil pada alamat, nama, catatan sekolah/pekerjaan yang anda cantumkan dalam formulir DS 156, DS-157, dan DS-158 dapat membuat gagalnya permohonan visa anda.
  6. Tidak bersih lingkungan. Bisa jadi nama anda terkait dengan organisasi atau aktivitas terlarang, atau anda diketahui pernah menyumbang ke satu organisasi yang menjadi sponsor teroris (Form DS-157)
  7. Alasan lain yang menjadi dasar penolakan adalah kesehatan atau catatan kriminal
  8. Yang pernah bepergian ke Amerika relatif lebih mudah dalam permohonan visa-nya karena sudah membuktikan bahwa anda tidak berniat menetap di sana.

Bisa saja penolakan bukan karena alasan2 di atas, sekali lagi, kadang permohonan visa Amerika seperti bermain lotere. Kadang anda untung, tapi banyak juga yang harus mengajukan kembali permohonannya setelah membayar fee yang hilang percuma.

Semoga berguna dan selamat berjuang.

Tautan sejenis :

Tags: , , , ,

24 Responses to “Mengapa Visa Amerika Saya Ditolak ?”

  1. mbelgedez Says:

    Menurut hemat sayah, memang cenderung seperti maen lotere, dan kayaknya, sangat tergantung Mood mereka.

  2. mei Says:

    wah gak tentu juga nih mas …. Ini cerita nyata, tahun kemarin om saya (kerja di Telkom), diundang ke Houston untuk kunjungan kerja (ttg satelit bumi). He …3x, meskipun sudah melampirkan invitation letter dan recommendation dari Telkom, buntutnya tetep ditolak. Anjrit …..

  3. Anita Says:

    Ooh sebal sekali, kapan ya Indonesia punya dignity dan menolak untuk diperlakukan seperti itu oleh negara-negara lain? Masa apply visa saja harus “merasa bersalah” dulu, diperlakukan seperti pesakitan dulu, dicurigai dulu, baru diapprove. Saya sering ngomel tentang hal ini di posting saya (click here, here, or here). Dengar-dengar Korea tahun depan tidak perlu visa ke Amerika. huhuhu

  4. EkiN Says:

    Gini lho,disana kan denger2 lagi crisis jg toh?Jadi,mungkin mrk juga butuh ‘uang’ tambahan dari kedudukan dutanya di Indonesia…Jadi mungkin setiap Seribu orang yang apply visa maka hanya 5% ato 10% yang approve..So,gk sah heran dari kejadian diatas juga…
    Ambil pengalamannya saja yah..:)

  5. linda Says:

    iya nih sebel banget.. orang tua saya dah 3 X ditolak.. padahal tujuannya juga jelas.. menemani saya melahirkan n menghadiri wisuda suami.. kebetulan bulannya sama..semua surat undangan wisuda n bukti2 dari rumah sakit dilampirkan.. rekening koran, surat2 tanah, pekerjaan di indo dll juga sempat dilihat.. orang tua saya pun tidak pernah terlibat hal yang aneh2.. tapi tetap ditolak dengan alasan tidak sesuai dengan undang2.. sampai akhirnya ibu saya mengajukan lagi sendiri, ditolak juga.. ibu saya diakhir wawancara setelah petugas konsuler menolak sampai memohon.. “dikasih visa buat sebulan juga tidak apa2.. supaya bisa nemenin anak saya melahirkan saja”.. maklum ini anak pertama buat saya… malah ngetawain.. n tetap ditolak.. sakit hati juga.. tapi ya mau gimana lagi.. mungkin ada hikmah dibalik semua ini…amiiin

  6. Rick.L. Says:

    Hanya ingin ikut tour sambil ketemu famili disana, Visa saya dan kel ditolak tanpa alasan jelas,uang 4,8 juta mereka telan seolah tanpa dosa.Kita disuruh tebak2 sendiri kurang apa dan coba mohon2 dan bayar lagi…yah sama negara miskin, berani aturan gitu sama jepang ? rasanya ini akal2 an bisnis… gak useh ye…

    Amerika sekarang mirip Cina jaman Mao, atau Korea utara dan beberapa negara timur tengah. Petugas konsulernya sempit, rasialis dan paranoid, kerjanya gampang, tolak sajalah yg penting kumpulin uang.
    Bayangkan Cina sekarang, visa mudah dan murah, ekonomi maju pesat sedang amerika kacau. Olympiade pun kalah.., wahai amerika,kesombonganmu hanya untuk menutupi rendah diri, kamu harus belajar dari Cina.

    Sayang, bangsa amerika yang besar sedang mengalami kemunduran Moral budaya dan ekonomi. Sadarlah segera dan mulailah interospeksi diri !.
    Bagi orang Indonesia yg kerja di Kedubes Amerika, janganlah sombong, ingat, anda mirip NICA, Kenpetai ataupun Romusha zaman dulu, bekerja pada negara yang melecehkan bangsa sendiri. Meski apa boleh buat, karena negara kita sendiri memang benar2 payah.

    Saya tidak akan meminta ulang visa karena prosesnya tidak fair, saya protes pribadi dengan cara ” Tidak lagi membeli produk apapun yang berbau Amerika”, mudah2 an banyak kawan yang sehaluan sehingga lambat laun uncle Tom mau interospeksi diri.

  7. adhiguna Says:

    Dikiranya semua orang di dunia cita-citanya jadi supir taxi atau pencuci piring di Amerika. Cuih negara arogan! someday kamu akan runtuh seperti bangsa Romawi.

  8. Stenlliaus Says:

    Rasain lu amerika ! Skrg ekonomi lu ancur lebur. Negara sombong bentar lagi melarat blangsak ga ad harga diri. Ntar kl miskin kita tolak aj msk indonesia. Cuma bawa kolor ama aids aj mreka kesini.

  9. tridjoko Says:

    Wah…tulisan yang sangat informatif. Saya sedang menunggu suatu kesempatan datang ke AS lagi, sebagai turis atau ikut semacam Summer Course di sana. Tapi yang terpenting adalah mencari sponsor perjalanan saya itu…hahaha…

    Betul pak. Sponsor itu salah satu kunci keberhasilan memperoleh visa.

  10. David Kasim Says:

    mas Toni sudah memberi tips yg sangat berharga utk mendapatkan visa Amerika, tips tsb juga sama ketika ingin mendapatkan visa dr negara tujuan mana pun dan sbg tambahan setelah mendapatkan visa: kita mau tdk mau hrs menaati hukum dan peraturan yg berlaku di negara tujuan agar terhindar dr masalah.

  11. hendra Says:

    setau saya Amerika itu uncle Sam atau Paman Sam. Bukan Uncle Tom.

  12. vvriana Says:

    Tips yang diberikan memang berguna…bagi orang Indonesia tetapi tidak bagi para pejabat konselor di kedubes AS. Saya baru saja mengajukan permohonan visa turis, dan ditolak. Padalah saya punya sponsor di sana (orang Amerika asli), punya pekerjaan mapan di sini, punya rekening bank, punya surat pengantar dari kantor. Tetap saja ditolak!! Yang bikin kesal, uang USD131 raib begitu saja, padahal uang itu saya peroleh dengan susah payah. Dengan bekerja halal. Tidak seperti mereka, staff kedubes AS, yang makan uang orang seenaknya. Lagian ngapain juga saya berimigrasi ke US sana. Kehidupan di sini saja sudah menyenangkan. Apakah saya harus mengeluarkan jantung saya dan meletakkannya di depan meja mereka, agar mereka tahu saya tidak punya hati untuk Amerika Serikat.

  13. vina Says:

    nih kedubes AS memang kaga beres!
    gw masi umur 18 th dan udah study di singapor aja tetep ditolak!!
    gw ampe g abis pikir! dianya aq tnyin aq dicuragin mw kerja di sana..
    gila kali tuh orang! udah jelas2 gw study di singapor.

  14. Arifin Says:

    Wah kok ngeri semua komentarnya, padahal aku mau cari visa bulan depan, jadi deg-degan

  15. Antonius Says:

    Saya ada rencana mengajukan Visa di awal bulan Juni 09 ini, berhubung teman saya di sana(dia greencard holder) akan mengajukan cerai dng istrinya, dan ingin property nya di balik namakan ka atas nama saya (krn khawatir sang istri bisa menuntut bagian).

    Pertanyaan saya:

    1. Apakah sebaiknya saya mengajukan visa turis? atau visa bisnis?

    2. Surat undangan/sponser dari ybs, apakah dengan menyebutkan bhw kehadiran saya di sana dibutuhkan untuk sign dan ketemu notaris disana dalam rangka balik nama properti – akan MEMBANTU? atau malah sebaliknya menyebabkan saya ditolak? – krn mungkin Visa officer nya akan mengira bhw dng ada nya property atas nama saya disana – berarti saya tidak akan kembali ke Indo.

    3. Atau apakah sebaiknya ybs melakukan pembalikan nama atas property nya kpd saya, kemudian jika sudah balik nama, maka bukti kepemilikan property tsb bisa dijadikan alasan kuat utk mengajukan visa ?

    Mohon pencerahannya.

    Salam

    Sudah saya balas di bagian Visa pak.

  16. Gugus Says:

    Mmmm.., dari komen2nya ribet dan di”ribetkan” ya kitanya.., klu gitu sblm rugi besar baiknya sy cancel dulu aja deh ajukan VISA dan syarat2 lain, payah lu Amrik..!!

  17. Visa Hunter Says:

    Apalagi ibu Ibu kasir ma Loket 1 dan2 dua tuh padahal dia warga Indonesia yang kerja di situ tapi lagaknya kaya Kompeni, galak lagi mulutnya ketus…apa lagi yang gendut..di kasir pake kacamata tuh…yang sopan dunk kalo bicara

  18. istrinyabayu Says:

    alhamdulillah atuh saya dpt visanya. Interviewnya juga cuma 4 pertanyaan. ga nyampe 5 menit😉

    • Mia Says:

      pake visa apa mbak? apa ada kerabat dr sana? aku lgi mau urus visa jg, tpi abis baca blog jdi deg2an nih, takut ketolak…😦

      Kalau dokumen lengkap mengapa takut ditolak ?

  19. andika Says:

    Gan mo nanya nih,klo interview bagi yg dpt undian DIVERSITY VISA apa sama susahnya dg pengajuan visa biasa ato lbh mudah,soalnya biayanya lbh mhl sktr 750 US.trus klo misal pk visa study dan d approve kmudian pgn mendapatkan greencard ato memperpanjang tggl dsna caranya gmna?thanks ya gan…

    Sepanjang yang saya tahu, Diversity Visa tidak dipungut bayaran apapun. Mungkin yang dimaksud adalah uang jasa pengurusan oleh perusahaan/broker yang mengurus Visa jenis ini. Kalau saya, mending diurus sendiri karena tidak susah juga koq, tinggal masukan data, scan foto, dan ‘submit” dokumen.

  20. utty_ichwan Says:

    Mas Toni, seneng banget ada tempat bisa mencari informasi dan pengalaman untuk ambil visa amerika. Terima kasih sebelumnya ya. Setelah baca penjelasan2 dari mas toni, ada tersebut bahwa sponsor harus email atau fax langsung kekedutaan. Yang mau saya tanya, apakah pada saat kita interview, sebelumnya atau sesudahnya ya ? Mohon infonya ya mas. Tks banget lho…..

    Hi Utty … fax-nya dikirim dari Amerika ke si pemohon, boleh juga ditembuskan ke Konsul, misalnya Atase perdagangan apabila ada hubungan dengan bisnis. Semua dokumen disiapkan saat kita mengajukan Visa dan langsung serahkan kepada petuga di sana.

  21. Reja Says:

    kalo saya sih lebih berikir ke arah positif aja, mang saya never try to apply Visa, tapi maklum saja,,.sebagai the most destinated country di dunia, pasti America berhati2 lah, apalagi Negara Indo kita dah been blacklisted, susah deh rasanya kesana2, makanya i have no willing to go USA, better to Go negara2 yang orang2 ga berfikir to go there, tapi lebih exciting, humble and ga ribet, Contoh : Hungaria, Slovakia, Spanyol, Austria, Swedia,..coz di State pun dah banyak banget ancaman pembunuhan 2500(if i m nt mistaken) per hari,..demi bangkitnya State lagi,,.jd populasi dikurangi,..tapi it s just a gossip, not for sure,..

    Jadi maklumin aja, we can’t blame State which rejects our request, coz kita kan Indonesian, otherwise u re filipino,..coz i m studying di Philippines, orang2 sini mudah2 aja ke State,.dan bagi mereka State itu emang buat kerja, bukan buat jalan2 terus jadi illegal worker,..

    Mungkin aq ngomong gini, karena belum ngapply, tapi aq pun ga mau ng-apply,unless i really have to apply that someday…

  22. Anny Says:

    Saya udah dua kali mengajukan visa ke Amerika, syarat2 sudah lengkap semua persis seperti diatas. pihak pengundang dari Amerika sudah punya pengalaman sering ngundang orang ke sana…bahkan pihak pengundang fax surat langsung ke kedutaan di jakarta tapi hasilnya nihil…akhirnya kapok deh buat nyoba lagi. mungkin ga dalam waktu dekat ini…perhaps next time.

  23. Stefzz Says:

    gw kesana interview cepet koq n langsung dapet.. Tapi gw pergi ama bonyok n ade2 gw.. paling bagus klo 1 keluarga k embassy bareng sih.. Klo jawab pertanyaan jangan bertele2.. To the Point.. Be clear n Sure.. Jawab sesingkat mungkin unless specifically asked.. Jangan plin plan.. Good Luck..🙂

Comments are closed.


%d bloggers like this: