You've Got What You've Paid For

paid

Tamron 17-50/f2.8 adalah lensa pilihan saya untuk travel. Praktis, range-nya cukup buat saya yang hobi arsitektur, tergolong lensa cepat karena bukaan maksimalnya f2.8, dan tentu saja hasilnya tidak pernah mengecewakan. Itu bagi saya, bagi anda ?

ixus

Masalah lensa apa yang bagus untuk kamera profesional tidak akan pernah ada habisnya diperdebatkan para pehobi fotografi. Internet dipenuhi oleh diskusi tentang berbagai macam lensa dari berbagai merek.

Situs fotografi terkenal seperti Fred Miranda, Photo Zone, Ken Rockwell, Photo-net, dan tentu saja fotografer.net di Indonesia selalu ramai dengan diskusi dan perdebatan mengenai lensa.

Di sanalah anda bisa mendapatkan segudang informasi mengenai berbagai lensa beserta jargon teknisnya yang kadang malah sering membingungkan buat orang awam seperti saya.

Tapi saya sangsi anda bisa mendapatkan pencerahan, boleh jadi semakin banyak membaca review lensa anda malah semakin bingung.

tamron1

Tapi ini poin pentingnya, lensa kamera adalah sebuah dunia yang tidak sempurna. Kita harus berkompromi dengan kualitas foto, berat lensa, dan tentu saja harga yang harus dibayarkan. Jangan lupa adagium yang berlaku di sini, you got what you’ve paid for.

Tidak ada lensa yang cocok untuk semua keperluan. Andai ada lensa 10-300mm dengan bukaan 1.2 mungkin lensa itulah yang akan saya pilih untuk travel. Praktis dan tidak usah ganti2 lensa, tapi itu hanya ada di angan2 belaka.

17-40-dua

Jadi apa pilihannya untuk fotografer yang hobi travel ? Mungkin sedikit tips di bawah ini bisa membantu :

  1. Lensa sapu jagat seperti Tamron 18-250, Sigma 18-200, adalah pilihan praktis karena tidak usah gonta ganti lensa. Iya, mereka bukaan lensa ideal, tapi ringan dibawa dan bisa untuk keperluan apa saja, dari landscape atau sekedar mengabadikan perempuan cantik dari jarak jauh.
  2. Bila hobi arsitektur, lensa dengan bukaan lebar seperti Sigma 10-20mm, Nikon 12-24mm, atau Canon 17-40 sudah sangat memadai.
  3. Bila hanya sekedar foto snapshot, cukup satu lensa kit bawaan dari Canon (17-55/f3.5) Lensa kit ini sering dianatirikan, tapi untuk acara outdoor mereka boleh diandalkan. Apabila anda pengguna Nikon, lensa kit 17-80mm/f3.5-4 banyak mendapatkan review positif.
  4. Membawa lebih dari tiga lensa harus mempertimbangkan sisi keamanan. Airlines tidak seaman yang diperkirakan banyak orang. Pencurian kerap terjadi, pun di dalam pesawat. Selalu waspada meninggalkan barang berharga di hotel, pegang erat gear anda selama di jalan atau masukan kedalam tas kamera bila tidak digunakan.
  5. Jajaran lensa Canon yang warnanya putih lebih menarik perhatian selain berat, jadi pertimbangkan baik2 sebelum anda memutuskan untuk membawanya.
  6. Ini yang tricky, beberapa negara mewajibkan anda men-declare barang bawaan berharga anda saat masuk dan ke luar. Kolega saya harus tertahan di airport Maurutius karena kelupaan mencantumkan barang elektroniknya saat mau kembali ke Singapura dan harus di-interview diruangan khusus karena dicurigai sebagai penyelundup. Jadi cari informasi sebanyak-banyaknya tentang negara yang akan dikunjungi.
  7. Para profesional seperti wartawan National Geographic sering memaketkan dulu peralatannnya yang seabreg ke negara tujuan. Bila paketnya hilang atau rusak, mereka bisa meminta klaim secara penuh karena dilindungi asuransi. Jangan harap ini berlaku dalam sistem penerbangan, konvensi Monteral hanya membatasi penggantian bagasi yang hilang hanya setara harga lensa L Series Canon itupun harus dihitung penyusutan barang yang di-declare.
  8. Tulisan Larry Cooper ini bisa dijadikan rujukan praktis untuk lensa murah meriah untuk travel. Selain itu situs photo.net memberikan petunjuk peralatan dan lensa yang harus dibawa berikut objek foto diberbagai negara.
  9. Sekali lagi, tidak ada lensa atau kamera yang terbaik, yang ada hanyalah fotografer yang jeli dan merekam objek pada momen yang tepat. Jadi, be yourself.

Mohon maaf, posting ini tidak bermaksud untuk menggurui, namun sekedar sharing berdasarkan pengalaman saya jalan2 sambil iseng mengabadikan objek yang menarik.

Semoga berguna.

Tags: , , , ,

10 Responses to “You've Got What You've Paid For”

  1. Lily Dwi Santoso Says:

    Tidak terduga akhirnya saya menemukan situs ini. Sudah hampir satu bulan saya mencari review tentang lensa Tamron 18-250 untuk saya pasangkan di kamera EOS 350D saya. Saya masih pakai kit lens standarnya yang EF-S 18-55, dan ingin mencari lensa allround yang lumayan “baik”, karena anggaran saya tidak mencukupi untuk membeli yang seri “L” miliki Canon. Ternyata memang benar, semakin banyak review yang saya cari di internet, saya malah semakin bingung karena ternyata hampir semua lensa di bawah 5 juta tidak ada yang “baik”. Pasti ada trade off yang harus kita ambil. Pada awalnya saya cari lensa yang allround, tapi setelah baca-baca review ada yang mengatakan lebih baik pakai 2 lensa, EF-S 18-55 IS dan EF-S 55-250 IS. Saya cari review kedua lensa tersebut, ternyata banyak yang mengatakan EF-S 55-250 IS kurang bagus. Wah saya jadi tambah pusing. Lensa apa yang sebaiknya saya pakai? Lebih banyak baca review bukannya menjadi mantap terhadap pilihan sebuah lensa tetapi malah semakin ragu, apakah sebaiknya saya tidak beli lensa lagi saja?🙂
    Tapi setelah membaca ulasan ini, saya menjadi mantap untuk memutuskan lensa mana yang akan saya beli. Saya sudah tidak akan ambil pusing lagi dengan review-review yang ada di internet.🙂
    Ok, terima kasih banyak atas saran-sarannya yang sangat bermanfaat bagi saya sebagai pemula di dunia fotografi.

  2. ton6312 Says:

    Thanks buat Lily untuk commentnya, saya sepakat bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini, tapi fotografer yang baik menjadikan imperfection suatu tantangan untuk membuat gambar yang lebih baik.

  3. Wijoyo Says:

    mas Toni,
    Thanks buat ilmu yang diberikan, meski cuma sebentar di toko kamera siang tadi. Aku baca blognya mas Toni jadi makin nambah ilmunya.

    Sama2, saya juga jadi kenal sedikit ilmu arsitektur🙂

  4. Heru Setiawan Says:

    Halo Mas Toni, salam kenal, wah hampir 4 bulan cari review lensa, emang membingungkan dan semakin bingung, untuk saja lansung menemukan blog ini, thnk’s for u

    Salam kenal lagi Mas Heru. Moga2 blog ini bisa sedikit membantu …🙂

  5. jufron Says:

    saya juga lagi cari referensi lensa neh…

  6. egah Says:

    mantap tipsnya bang…link2nya juga oke…makasi ud bagi2 ilmu…salam kenal

    Terima kasih & salam kenal juga🙂

  7. Desain grafis and advertising Says:

    Kehebatan seorang photographer adalah bila dengan kamera sederhana (pocket) mampu mengambil objek biasa menjadi objek yang memiliki “uniqueness and value”…

    Salam

    M. Ismail

  8. NSRB Says:

    Blog yg menarik buat pemula seperti saya… makin banyak review sepertinya akan sangat membantu…🙂

  9. ermie jege Says:

    Untuk ibu-ibu yg masih buta ttg lensa… membantu sekali .Thks

  10. sewot Says:

    wah, terimakasih atas informasinya🙂

    membantu banget nih buat pemula

Comments are closed.


%d bloggers like this: