Teh nya Dipetik Monyet

250px-yumcha_eating_utensils.jpgBos saya orang Malaysia yang tinggal di Hong Kong sering mengirimkan teh Cina buat saya. Ia tahu saya tergila-gila dengan teh cina dengan segala aksesorisnya selain hobi nyeruput espresso. Kalau lagi di Hong Kong dia dan saya selalu menyempatkan diri pergi untuk yum cha.

Inilah suatu tadisi minum teh di pagi hari dengan ditemani dim sum.

Saya menggemari teh dari Cina gara2 bertemu seorang master tea saat berada di Malaysia untuk perjalanan bisnis dari kantor. Ia mengajarkan saya cara minum teh Cina yang benar yang dikenal dengan istilah Gong Fu Cha. Suatu tradisi yang telah berusia ribuan tahun lalu. Kalau anda berminat mengetahui cara lengkapnya bisa dilihat blog ini.

Yum cha adalah tradisi puak Canton di Hong Kong dimana mereka menghabiskan waktu sambil minum teh di pagi hari dan makan penganan kecil, biasanya dim sum. Jangan khawatir anda akan diusir dari restoran karena berlama-lama. Nikmati saja kehangatan teh Cina dan dim sum yang bervariasi sepanjang waktu anda mau.

Saat waiter menuangkan teh, kepalkan tangan kanan anda (4 jari) dan ketuk2 di meja. Ini tradisi sebagai ungkapan terima kasih atas pelayanan yang telah diberikan.

Konon seorang raja yang menyamar menjadi pelayan di sebuah restoran dikenali oleh salah satu pengunjung. Raja memberikan isyarat agar tamu tersebut tetap duduk dan tidak usah memberikan hormat karena akan menggagalkan penyamarannya. Sebagai gantinya maka ia mengetuk kepalan tangannya sebagai tabik hormat kepada sang raja. Kebiasaan itulah yang sampai saat ini biasa kita saksikan di Hong Kong.

Teh Cina enak dinikmati saat masih panas. Hirup wanginya, perhatikan warnanya, rasakan beratnya di lidah anda (boldness), dan keasamannya (acidity). Tapi ini bagian yang penting, nikmati kehangatannya turun dari mulut, tenggorokan dan dada anda, suatu sensasi yang menurut saya tiada duanya.

Harga yang dibayar untuk yum cha tidaklah terlalu mahal, sekitar 20-30 ribu rupiah anda sudah bisa mengecap tradisi ini. Di hotel Sheraton yang berdekatan dengan Victoria Harbour saya pernah menikmati satu poci teh teh monkey picked Tie Guan Yin (iron Goddess) yang harganya sekitar 150 ribuan. Mahal.Teh jenis oolong ini merupakan salah satu teh yang terkenal di dunia.

Konon berabad yang lalu para biksu mengajarkan monyet untuk memetik daun teh pilihan ditepi jurang yang sulit dijangkau oleh manusia. Tentu saja para monyet yang malang itu telah dipensiunkan karena diganti oleh tenaga manusia di perkebunan teh modern.

Bagi yang ingin menikmati teh Cina, ini beberapa tips yang saya peroleh dari sang master dan beragam informasi dari web :

  1. Masak air hingga mendidih
  2. Ambil teh secukupnya masukan ke dalam tea strainer sejenis saringan untuk menyeduh teh.
  3. Tuang air saat gelembungnya sudah hilang (sekitar 90 derajat C)
  4. Tunggu hingga satu menit dan jangan terlalu lama agar anti oksidannya tidak hilang.
  5. Nikmati saat masih panas.

Tags: , , , , , , , ,

One Response to “Teh nya Dipetik Monyet”

  1. aris setiawan Says:

    Nice article, I want to try someday…..

Comments are closed.


%d bloggers like this: