Siapa yang tidak kenal karya Pramoedya Anantar Tour “Nyanyi Sunyi Seorang Bisu”? Inilah karya monumental seorang Pram yang berisikan catatan dan permenungannya selama di pembuangan pulau Buru. Buku ini bisa menggetarkan siapapun yang membacanya. Sebuah pengalaman kemanusiaan yang luar biasa, mungkin lebih menyentuh dibandingkan “Gulag” dari Alexander Solzhenitsyn. (more…)

