Canon 24-70 atau 24-105 : ad infinitum

2470

Canon mengeluarkan dua lensa yang sangat menggoda yakni Canon EF 24-70mm/f2.8L USM dan Canon EF 24-105mm/f4 IS USM. Perdebatan yang mana harus dipilih antara kedua lensa ini memenuhi berbagai forum fotografi dengan argumen yang tiada habisnya. Maklum banyak orang menilai bahwa kedua lensa ini sama2 menawarkan keunggulan sekaligus beberapa poin minus yang mengakibatkan lamunan panjang sebelum mengkosongkan isi dompet di kasir toko kamera. Jadi yang mana akan dipilih ? Pengalaman pribadi saya moga2 bisa membantu dalam memecahkan saat harus memilih di antara kedua lensa ini.

Lensa Canon EF 24-70mm/f2.8L USM lebih senior yang lahir di tahun 2002 atau tiga tahun sebelum EF 24-105mm/f4L IS USMĀ  keduanya merupakan lensa kategori L untuk para profesional maupun yang serius mempertimbangkan kualitas foto dan rancang bangun sebuah lensa yang dijuluki “the brick” karena beratnya yang hapir satu kilogram. Membawa lensa ini seharian untuk tugas pemotretan bukanlah pekerjaan yang menyenangkan. Kalau kita hitung berat lensa dengan kamera 40D saya sekitar 1.7 kg, belum ditambah dengan flas 580 EX II yang 375gr, sehingga berat total 2kg !

24-205

Focal Range :
Lensa 24-70 sudah menemani perjalanan fotografi saya untuk berbagai keperluan, dari mulai travel, foto makanan, hingga foto2 liputan untuk keperluan dokumentasi. Jarak jangkau lensa 24-70 dengan crop factor 1.6 di kamera Canon 40D adalah 39-114mm, pas untuk berbagai keperluan walaupun tentu saja tidak terlalu lebar di 24mm-nya. Beberapa poin yang menjadi pertimbangan mengapa saya memilih lensa ini antara lain :

Aperture
Bukaan maksimal di f2.8 yang berguna untuk foto cahaya yang kurang bersahabat tanpa harus menggunakan lampu blitz. Dengan bukaan maksimal 2.8 kita juga bisa membuat bokeh atau background/foreground blur yang lebih mantap dibandingkan dengan bukaan besar seperti f4 di lensa 24-105mm. Kembali lagi kepada keperluan fotografi anda, perlukah bukaan f2.8 baik untuk sisi artistik maupun praktis ?

25-105

Image Stabilization
Ini poin minus di lensa 24-70 karena tidak dilengkapi dengan Image Stabilizer (IS). Saya menyukai fasilitas IS karena membuat diri lebih pede dalam mengambil foto tanpa kekhawatiran hasilnya tidak fokus. IS memang tidak bisa menghentikan objek bergerak, tapi fungsinya sangat vital untuk menghasilkan gambar tajam objek yang diam.

Saat tangan sudah kelelahan seringkali foto2 saya menjadi tidak fokus terutama di kecepatan dibawah 1/30 detik saat menggunakan lensa 24-70. Kesimpulannya, 24-105 walaupun f-nya cuma 4, punya kelebihan di fitur teknologi IS yang absen di 24-70. Tambah bingung kan ? Foto di atas adalah contoh 1/10 detik tanpa menggunakan tripod yang ketajaman dan bokehnya silakan anda nilai sendiri.


Jadi pilih yang mana ?

Dilema saat harus memilih antara kedua lensa ini banyak menjadikan para pehobi fotografi seperti saya sering menghabiskan waktu membaca berbagai ulasan dan berdiskusi dengan para pengguna. Sayangnya malah membuat pilihan justru semakin sulit karena memang ini adalah lensa jagoannya Canon. Masing2 pihak dari 24-70 dan 24-105 sepertinya tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan karena kedua lensa ini memang aduhai. Akhirnya saya memutuskan untuk memilih 24-70 terlepas dari ketiadaan fasilitas IS dan jarak yang lebih pendek dengan alasan2 sebagai berikut :

  1. Saya perlu depth of field yang sempit (DOF) untuk menghasilkan efek blur yang lebih halus yang bisa dipenuhi oleh lensa 24-70.
  2. Saya perlu bukaan besar (f2.8) karena foto yang saya ambil jarang menggunakan flash. Foto makanan misalnya, hampir 90% diambil dengan natural light. Bukaan f2.8 sangat membantu untuk tetap mempertahankan kecepatan yang tinggi sekaligus menghasilkan blur cantik.
  3. Lensa 24-70 dipilih karena waktu itu sudah berniat untuk membeli lensa tele 70-200mm, sebuah pasangan serasi tentunya.
  4. Untuk keperluan travel saya hanya menggunakan lensa 17-40 yang sudah sangat memadai karena foto2 yang diambil biasanya lansekap atau arsitektur perkotaan.
  5. Annie Leibovitz, portrait photographer juga menggunakan lensa ini :)

Bagaimana kalau dua lensa ini dimiliki ? Saya sama sekali tidak menentang pendapat ini karena kedua lensa ini sebenarnya saling mengisi kelebihan dan kekurangannya masing2. Sayang dana cekak, maka pilihan saya terpaksa diberikan kepada si 24-70, sebuah lensa yang benar2 membuat saya puas karena detail, saturasi warna, kontras, ketajaman dan berbagai kelebihan sebuah lensa kelas berat untuk yang serius menjadikan fotografi sebagai hobi serius dan tentu saja para pro.

Selamat bingung, karena tulisan ini hanya sebatas pengalaman pribadi dan saya bukanlah ahli dalam bidang ulasan lensa. Terakhir, contoh foto2 yang menggunakan lensa 24-70mm/f2.8L USMĀ  :

24-70mm-sample1

24070sample2

24-70mmsample3

Link lensa 24-105mm/f4L IS USM
Flickr 24-105mm/f4 IS USM
Digital Picture
Fred Miranda
Digital Camera Review
Ken Rockwell
Luminuos Landscape
Photo net
Photozone
SLR Gear

About these ads

Tags: , , , ,

9 Responses to “Canon 24-70 atau 24-105 : ad infinitum”

  1. TIARAPHOTOGRAPH Says:

    foto-fotonya keren-keren

    jadi semakin pingin cepet-cepet beli SLR

  2. Dony Alfan Says:

    Sama, kalau saya sih pilih yang bukaan 2.8, hehe. Nah, kalau soal kamera, sampeyan gak pengen upgrade ke 50D?

    Belum Mas, mending beli lensa aja :)

  3. thelight Says:

    24-70 f2.8 is ROCK… (Lensa wajib tuh)
    secara awal2 analog SLR selalu ada lensa dgn range xx-70 :)

  4. wien Says:

    wah artikel yg bener2 bermanfaat banget buat daku om! emang lagi bingung… scr eike suka banget tuh 24-70.. walau blom pernah nyobain 24-105 tapi rasanya klo mau tele mending lgs beli tele..70-300.. itu yg mbikin sya mpe skg blom mau jual 24-70..pdhl klo dijual lumayan asoy geboy harganya… hihihih

  5. Ivy Says:

    waaah bagus artikelnya mas toni

  6. wiranurmansyah Says:

    hemm…bikin ngiler aja lensanya..hehehe. Salam kenal dari pengguna d40 pake lensa kit :D

  7. boy Says:

    mantap om…kalo gitu cita2 gw selanjutnya ya 24-70 deh :)

  8. Elyani Says:

    Ton..gara2 review Toni tentang 24-70mm begitu meyakinkan, seorang teman yg biasanya cuma pakai point & shoot nekat beli 50D plus 24-70mm. Nah sekarang bingung doi gimana makai lensa ini…hehehe!

  9. therry Says:

    loh loh.. ada saljunyaaaaaaaa

Comments are closed.


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 89 other followers

%d bloggers like this: