
Sudah tahu kan makanan tradisional ini ? Gemblong yang terbuat dari tepung ketan berbalut gula merah adalah salah satu favorit kudapan anak saya. Makanan tradisional seperti gemblong tidak terlalu sulit untuk dibuat. Bahannya simpel, prosesnya cepat, dan tentu saja yummmmy. Yuk ke dapur saya.

Resepnya saya ambil dari buku “Kue Kue Tradisional Indonesia” yang disusun oleh Yasaboga, speasialis pembuat buku resep terbitan Gramedia. Ini bahan2nya :
- 200 gr tepung ketan
- 100 cc santan cair yang mendidih
- 2 sdm tepung sagu
- 2 sdt air kapur sirih
- 1/2 butir kelapa parut (jangan terlalu tua)
- 1 sdt garam
- minyak untuk menggoreng

Campur tepung ketan, kelapa parut, sagu, garam dn air kapur sirih, aduk rata. Tuang santan hangat sedikit demi sedikit, uleni hingga bisa dibentuk. Bentuk sesuai selera lalu goreng dengan api yang tidak terlalu besar, sisihkan.

Bahan gula di atas di panaskan dengan api sedang saja dan aduk hingga kental. Kecilkan api lalu masukkan gemblong yang sudah digoreng, angkat dan dinginkan.
BTW, bagi saya kegiatan di dapur itu selalu menyenangkan. Sama halnya dengan dunia fotografi, bereksperimen dengan bahan kue merupakan seni dan keterampilan yang harus selalu di asah. Kue gosong dan berbagai kegagalan adalah hal yang biasa dan kadang sering jadi bahan lelucon. Percayalah saya belum bisa membuat bolu kukus yang merekah karena walau caranya sudah dikuasai.

Satu hal yang terpenting, kegiatan di dapur selalu membuat anak saya yang gemar makan itu menjadi bersemangat menunggui hasilnya. Bahagia tentunya kalau melihat matanya bersinar karena menyukai gemblong ini. Tuh bener kan, dia sudah gak sabar mencicipi gemblongnya
Makanan ini asyik dinikmati sambil ditemani segelas teh panas yang kental.
Enjoy
Tags: deep fried sticky rice, gemblong
April 14, 2009 at 12:42 am
gemblong ini kayaknya pernah nyobain deh, tapi ga pake saus gula merah
jadi kangen jajanan indo
April 14, 2009 at 6:42 am
Pa Toni, saya akan coba resepnya, bareng2 anak2 saya, kegiatan masak bersama memambah kedekatan rasa keakraban
.
April 14, 2009 at 2:22 pm
gemblong nie kuenya kaya mana sie…kok nga ada pict nya pa…pengen nyoba resepnya dulu pa…
April 15, 2009 at 2:12 pm
Waaaahhhhh Gemblong yang bikin sakit gigi tapi enak banget.
Thanks untuk berbagi resepnya mas Toni.
April 15, 2009 at 10:37 pm
ton, nanti pas kopdar jangan lupa bawa Gemblong yaa
April 16, 2009 at 9:21 pm
mas, saya masukin ke blogroll saya yahhh
thankss
April 23, 2009 at 2:08 am
Gile, makanan tradisional ternyata bisa tampil cantik setelah difoto Om Toni! Rasanya gimana nih, kirim lewat attachment yak
Saya baru tahu, ternyata sampeyan jago masak juga. Bener2 multi talenta!
Oya, itu si adik matanya belok banget deh, cantik, hehe
April 23, 2009 at 6:50 pm
Hi, I would like to feature one of your best travel posts/photos in my
blog Philippines Travel Blog (agiledeals.com). This blog has a
relatively high Alexa rank and gets around 400-500 pageviews a day.
I’ll put your blogpost in the front page of my blog and link back to
you
using whatever anchor text you would like. I’ll make sure that your
blog should appear in the front page for at least 5 days. This should
open up a whole lot of traffic for your site. Please send me a note at
thirdworldgeek@gmail.com if you’re interested.
Hope to hear from you!
April 24, 2009 at 8:25 pm
Wahh nggak nyangka, ternyata mas Tony suka masak juga.
Udah lama nggak pernah menikmati “gemblog” ini
April 25, 2009 at 7:37 am
Aduh si nona, cantik banget deh
May 3, 2009 at 8:47 am
omg….pagi2 uda dibikin ngiler ama mas toni…. si nona cantik ya turunan dari papanya ituuuu….
May 15, 2009 at 3:04 am
ya ampun oomm… saya ga suka gemblong lho, asli! dari bentuknya aja ga suka..
Tapi yang tampak disini… -amaze-
Bagaimana bisa gemblong yang saya ga suka bisa tampak begitu cantik?
-jadi penasaran pengen nyoba rasanya om, tapi males bikin :p
June 1, 2009 at 5:32 pm
resepnya baru saja dicoba (minus air kapur sirih), hmmm… lecker!
makasih
June 6, 2009 at 11:36 am
Gemblong itu apa sich. Aq lom pernah rasain, tapi ingin nyoba keliahantannya enaaaaak….
July 8, 2009 at 6:38 pm
klo air kapur gak ada boleh pake air beton gak?
masak pa bangun warung?