Canon EF 24-70mm/f2.8L memang sexy

2470-1

Fred Miranda
It would be like having 24mm/f2.8L, 28mm/f2.8L, 35mm/f2.8L, 50mm/f2.8L all in one lens
Digital Picture
All that said, I think the Canon EF 24-70mm f/2.8 L USM Lens is one of the best Canon walk-around/all-purpose lens made.
Photo.net
Producing a high quality high speed zoom lens that goes as wide as 24mm is challenging, but the “L” in “Canon 24-70L” assures you of professional quality images, rugged construction, and substantial weather-proofing

Lensa Canon EF 24-70mm/f2.8L mungkin lensa medium zoom terpopuler di dunia untuk para fotografer amatir maupun profesional. Ini lensa legendaris mahalnya, beratnya, dan kualitas gambar yang dihasilkan. Dengan range yang membentang dari 24-70mm atau 39-114mm bila digunakan di kamera dengan crop factor 1.6 seperti Canon 40D saya, cocok menyandang nama sebagai general purposes lens.

c5

Sebelum melanjutkan membaca posting ini, perlu diketahui bahwa saya bukan reviewer lensa beneran. Di sini tidak ada atau gambar jajaran batu bata atau grafik yang aneh2, karena saya gak ngerti bacanya. Ini cuma menuangkan pengalaman pribadi saja, tidak lebih. Jadi gak usah dipercaya isinya :) , tapi kalau berguna silakan share pengalaman anda yang moga2 berguna buat yang berniat membeli lensa ini.

sample3

Kalau ada yang bertanya, apakah is it worth to buy ? Dengan harganya yang 1170 dolar Amrik (silakan di kurs sendiri), tentu saja saja jauh lebih mahal dibanding lensa2 zoom lain. Beberapa alternatif lensa zoom lain yang harganya jauh lebih murah dan hasilnya fotonya gak jelek2 amat misalnya :

  1. Canon EF USM 24-85/f3.5-4.5 USM (buat saya pribadi nanggung zoom-nya)
  2. Canon EF 28-105/f3.5 II USM (beberapa kali tergoda karena hasil fotonya tidak mengecewakan)
  3. Canon EF 28-135/f3.5-5.6 IS USM (saya menggunakan lensa ini cukup lama, walaupun bukan fast lens karena bukaanya kedodoran untuk indoor, tapi image quality cukup yahud apalagi di outdoor)
  4. Sigma 24-70mm/f2.8  EX DG HSM (pengalaman pribadi saja, white balance harus diatur manual untuk menghilangkan color cast ala Sigma, selain itu hasilnya tajam walaupun bentuknya seperti monster)
  5. Sigma 17-70mm/f2.8-4.5 (sama dengan di atas)
  6. Tamron 28-75mm/f2.8 XR DI (belum pernah pake, review di internet cukup bagus)

sample

Jadi mending beli atau cukup dengan pilihan lensa2 lain di atas ? Saya coba memberikan beberapa opsi jawaban sebelum memutuskan membeli killer lens ini :

  1. Kalau digunakan untuk usaha foto seperti wedding atau event2 fotografi lainnya. BELI. Nanti juga balik modal koq selain itu lensa ini untuk investasi jangka panjang. Bila dijual lagi harganya masih tetap bernilai tinggi.
  2. Kalau untuk keperluan foto interior yang perlu perspektif lebar, lensa ini hampir tidak pernah saya gunakan karena terlalu sempit. Canon EFS 10-22/f4 adalah pilihan utama.
  3. Sama dengan foto arsitektur atau landscape, saya lebih prefer ke 17-40/f4L, efeknya lebih dramatis.
  4. Untuk potret close-up ? Cocok banget, range 85-105mm yang ideal untuk portrait sudah tercakup dalam lensa ini.
  5. Sering foto indoor tanpa flash seperti saya? Dengan bukaan f2.8 masih bisa menangkap momen yang bergerak tidak terlalu cepat, bokel atau blurnya gak nahan.
  6. Bagaimana dengan lensa Canon EF 24-105/f4L IS ? Tergantung keperluan, kalau sering di outdoor dan tidak perlu bukaan f2.8 mending pake lensa ini karena range yang lebih jauh dan lebih ringan beratnya dibanding 24-70mm. Image Stablizer yang dipunya lensa 24-105mm ini tidak berpengaruh kalau objeknya bergerak cepat, tetep aja blur, kecuali objeknya diem dan tukang fotonya kuat nahan nafas.
  7. Kalau sering foto di tempat sempit seperi acara2 kawinan di rumah, bersiap untuk mundur agak jauh. Lensa Tamron 17-50mm/f2.8 lebih fleksibel digunakan dalam ruangan sempit tanpa flash.
  8. Cuma sekedar hobi saja tapi ingin image quality yang dahsyat. BELI. Cukup satu lensa ini untuk berbagai keperluan buat selamanya.
  9. Pengen beli tapi belum mampu ? Trik yang saya sarankan, beli yang 17-40mm/f4 L, kalau sudah ada uang lagi, jual atau tukar tambah dengan 24-70. Sebagaimana diketahui harga second lensa L jauh lebih bagus dengan non L, apalagi kalau masih muluuus. Masih gak mampu juga beli 17-40? Hmmm, pake lensa kit aja dulu kali ye.
  10. Bagaimana dengan fix lens ? Saya punya yang 50 dan 60mm, semuanya bukan L series dan selalu digunakan untuk keperluan food photography. Satu hal kualitas yang tidak dipunyai oleh mereka, color detail dibandingkan dengan lensa L. Kualitas optik yang jauh lebih bagus membuat hasil foto dari lensa L menghasilkan saturasi warna lebih menawan.

sample2

Terakhir, hanya satu keluhan. Berat. Seringkali gambar jadi shaking di kecepatan rendah karena tangan harus menahan beban lensa yang hampir sekilo plus kamera yang juga beratnya hampir sama. Total dua kilo. Kalau dipake seharian untuk event pemotretan, ya pegel banget tangannya. Selain itu, tidak ada keluhan yang berarti. You decide.

c2

Link yang berguna tentang lensa ini :

About these ads

Tags: , , , , ,

14 Responses to “Canon EF 24-70mm/f2.8L memang sexy”

  1. Elyani Says:

    Lensa favoritku sih teuteup si 50mm/f1.4 karena dapat digunakan memotret dengan cahaya yang minimal, warnanya tajam dan efek blurnya sangat cantik, terutama buat penggemar bokeh. Selain harganya terjangkau lensa ini juga tidak berat, sehingga enak buat dibawa kemana-mana :)

  2. Rich Says:

    mending 50 mm f/1.8 murah meriah asik..

    Lensa cakep juga …

  3. Denny Hidayat Says:

    Informasinya sangat bermanfaat pak…salam kenal

  4. Lucy Says:

    hai, mau nanya kalo mau beli lensa ini dimana yah yang bagus tempatnya. soalnya saya juga kurang tau tentang dunia fotografi. cos ini barang titipan sih.

    Thanks

    Banyak Mbak. Langganan saya di Oktagon atau JPC, semuanya di daerah Kemang, Jakarta karena dekat dari kantor.

  5. puri Says:

    saya sebenarnya naksir lensa itu, sayang dollar lagi naik, mesti sabar nih..

  6. hendrajaya Says:

    Mas Toni,
    Punya contoh2 hasil foto menggunakan Sigma 24-70mm f2.8 dibanding dgn Canon 24-70mm f2.8 ?
    Melihat dimensinya yg hampir sama, tapi harga 1/3 nya.
    Jadi penasaran seberapa jauh sih bedanya?
    Salam.

    Hi Mas Hendra, dulu pernah pake, tapi koq penasaran dengan yang Canon, toh akhirnya balik juga. Sayang contohnya gak ada, tapi review-nya Sigma cukup bagus walau masalahnya kadang orang mendapatkan bad copy. IMHO, menurut saya ketajaman SIgma boleh diadu, tapi masalah color rendition, ya Canon.

  7. Derry Says:

    Thanks untuk ulasannya, Kang Toni, terutama bagian opsi sebelum memutuskan untuk membeli.
    Berhubung budget kurang mendukung saat ini , saya mau ambil EF 17-40 f/4L dulu. Alternativnya, ambil EF-S 17-55 f/2.8 IS, yang menang sedikit di daerah tele zoom dan beberapa f stop lebih cepat dan dengar2 kualitas optiknya juga maknyus, tapi harganya justru lebih tinggi daripada 17-40.
    Bisa beri sedikit masukkan tentang kedua lensa tersebut, Kang? Trims.

    Yang Canon EFS 17-55/f2.8 itu lensa bagus dan tentu saja kualitasnya sebanding dengan L series. Sayangnya lensa ini EFS atau tidak bisa digunakan untuk full frame dan tidak weather shield, dan rancang bangunnya tidak sekokok lensa sekelas L. Range-nya yang 17-55 bisa jadi teman baik untuk berbagai keperluan memotret apa saja, jadi kalau tidak benriat pindah ke kamera Canon 5D lensa ini bisa dipilih. Sedangkan yang 17-40 itu kekurangannya f stop yang hanya f4, jadi untuk cahaya remang2 agak kedodoran, tapi tergantung keperluannya untuk apa karena ini lensa yang digunakan saya sehari-hari untuk motret gedung.

    Ada opsi menarik lainnya yaitu Canon EFS 10-22 yang disandingkan dengan 24-105L, pilihan lain bisa juga Tokina 12-24mm/f4 dengan 24-70. Moga2 gak tambah bingung :)

  8. Andre Says:

    thanks banget nich ulasan lensa nya, saya memang sudah tertarik untuk beli lensa 24-70 dari dua bulan yang lalu tapi saya sekarang di australia dan dollar ausie sedang tidak bersahabat, berapa kah harga lensa ini kalau di rupiahin sih? apakah betul lensa 24-70 ini lensa abadi alias kita tidak perlu beli lensa lain lagi?

    Hi Andre, harga di Jakarta sekitar 13.7 jutaan, garansi Datascript. Rentang 24-70 apalagi untul full frame sudah sangat memadai untuk keperluan foto sehari-hari, jadi lensa ini nempel terus di body camera saya.

    • Anonymous Says:

      apakah lensa 24-70 cocok untuk photo event indoor seperti wedding dan birthday party such as sweet 17?

  9. Tatter Scoops Says:

    Waduh jadi ngiler! Thanks for the review. Will put this lens on my never-ending-photography-tools-list :D Btw, salam kenal, photoblog-nya bagus sekali!

    Memang fotografi hobi yang mahal, tapi memberikan kepuasan bukan ? Thanks for the compliment :)

  10. dhanns Says:

    Kang toni…saya pnya kamera canon type eos alfa,trs aksesoris lensa type brpa aja yg bgs buat kamera saya?mkasih sblm nya infonya..

  11. mes Says:

    saya hoby Fotgrafi, rencana mau beli canon 7d, saya awam masalah kamera dslr maupun lensa dan saya cari informasi di internet, saya jatuh hati sama canon 7d, sekarang bingung sama lensanya. maunya tidak ganti lensa. apa beli satu paket sama lensa kitnya atau lensa L series yang mana untuk foto pemandangan, orang dan sebagainya. kalo lensa EF 17-40 atau Ef 24-70 kalo harus tidak ganti2 lensa pilih yang mana. pusing banget, tolong informasinya soalnya awam banget. ternyata lensa itu mahal banget, musti nabung dulu

    Pilihan saya 10-22/f3.5-4.5 dan 24-70mm/f2.8. Sudah mencakup semuanya.

  12. Runn Says:

    Hallo mas.. Salam kenal.. Mo nanya ni, sy pake kamera 500D + lensa kit, tp ga puas hasil fotonya. Sy hobinya potret, arsitektur, alam. 1.Kalo sering foto indoor lensa yang cocok apa?
    2. Kalo hanya beli 1 lensa aja, mana yg lebih baik 50mm f1.4 atau EFS 55-250mm atau 17-40L aja. Soalnya sy baca komen2 senior2 katanya 17-40 lensa bagus, tp apa bisa buat foto portrait ?.
    3. Diantara 3 lensa td mana yg hasilnya paling bagus, dan mana yg lebih cocok jd lensa all round.
    Hehe, maaf mas bnyk nanya, baru jd buta bgt soal foto..makasi mas.

    Pake 10-22mm supaya widenya terasa, yang 17-40 kurang lebar pada kamera dengan crop factor 1.6 seperti 500D. Tapi bukan artinya tidak bisa. Lensa 17-40 bisa digunakan untuk potret, tapi bentuk wajah akan terdistorsi, gunakan lensa ideal untuk potret seperti 85mm, 100mm. Lensa sesuai dengan kebutuhan, lensa all around seperti 18-250mm memang enak digunakan, tapi harus mengorbankan kualitas warna, kontras.

  13. sugi Says:

    Mas,tlg tanya,antara 24-70 f2.8L dg 24-105 f4.0L,mana yg lebih bagus utk all around?makasi..

Comments are closed.


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 95 other followers

%d bloggers like this: