Terbukti besar dan panjang di tempat

Saya sering memperhatikan iklan yang menawarkan jasa aneh bin ngawur seperti pembesaran penis di atas. Biasanya banyak ditemukan di berbagai media kuning yang terbit di Jakarta. Kadang berbentuk stiker yang ditempel di angkutan umum seperti minkrolet atau metromini. Bukan hanya masalah penis, media cetak jenis ini juga menyediakan kolom khusus bagi yang ingin mempromosikan kesaktiannya mengobati berbagai penyakit melalui penyembuhan alternatif, ajimat, hingga jasa santet dan tentu saja pelet bagi para jomblo yang merindukan pasangan hidup. Bahasa yang disajikan tentu saja vulgar yang menawarkan steamy sex life

Iklan adalah masalah pencitraan dan harus mampu membangkitkan keinginan pembacanya. Kalau ikan2 seperti ini banyak dipasang, ini merupakan salah satu indikasi kuat bahwa ada kebutuhan masyarakat akan jasa seperti ini. Terlepas apakah isi iklan ngaco, khalayak seperti saya setidaknya bisa menghayati salah satu demand yang ada di tengah masyarakat kita, segila apapun isi iklan tersebut seperti contoh2 di bawah ini :

PEMBESARAN PENIS
Kalau diperhatikan inilah jenis iklan terbanyak yang dipasang, mengekor kesuksesan Mak Erot yang fenomenal. Mitos bahwa semakin besar “senjata” laki2 berkorelasi positif dengan kepuasan pasangannya adalah jargon yang sering ditampilkan dalam iklan2 sejenis ini. Entah apa metode pembesaran yang digunakan para tabib ini yang jelas mereka selalu selalu menjanjikan penambahan ukuran hingga 3x lipat (ck ck ck), keras, tegang, tahan lama dan bisa dibuktikan di tempat. Silakan berimajinasi sendiri bentuk akhirnya. Umumnya menggunakan ramuan rahasia yang entah apa bahannya dengan garansi seumur hidup. Waduh gawat kalau ukurannya salah …

PELET / ASIHAN
Masih belum punya pasangan ? Mungkin ini alternatifnya. Ada yang menwarkan Aji Jala Sutera “daya pikat tingkat tinggi hanya lewat tatapan mata seketika orang akan tunduk dan takluk” (hhhm bisa gak ya kalau saya pake buat … Sandra Dewi : ) ) Seorang dukun perempuan menawarkan jasa sejenis dengan nama Pelet Setan Kober. Saya gak tahu apakah si Setan Kober ini berbaik hati menjadikan jejaka yang mukanya seperti dompet tanggung bulan tiba2 jadi bersinar sumringah seperti Ari WIbowo (kaleee . . .).

Khusus bagi yang punya orientasi seksual ke sesama jenis, para dukun ini telah melebarkan sayapnya dengan menyediakan berbagai pengasihan seperti Asmoro Podo atau Pelet Wangi Alam. “Sekali kena, tidak berpaling untuk selamanya” demikian klaim sang dukun. Satu nama yang agak menggelitik, Semar Mesem - agak aneh kalau tokoh wayang “ganteng” ini dijadikan icon pelet, kenapa buka “Arjuno Senyum Simpul” yang tentu lebih punya selling point.

HUTANG PIUTANG / REJEKI
Kalau terlilit hutang atau stres dikejar-kejar debt collector anda bisa memanfatkan Khodam Gaib yang berupa jin untuk membantu mendatangkan uang. Saking saktinya si Jin Iprit ini, pengguna tinggal meminta pecahan uang yang diinginkannya. Satu hal yang pasti, belum pernah diceritakan bagaimana suasana pertemuan pengguna jasa dengan Jin ini dan cara mereka bertukar sapa. (What’s up Jin … ). Dukun lain menawarkan dengan membaca berbagai zikir atau mantra tertentu. Setelah membaca diyakini bahwa uang akan mudah datang, tapi entah bagaimana caranya karena si dukun tidak memberikan penjelasan lebih lanjut. Kalau dukun yang satu belum yakin, ada Ki Ronggo Langit yang katanya sudah mendapatkan best achievement paranormal award tahun 2007. Wow.

PENGOBATAN / KECANTIKAN
Satu tabib atau dokter bisa mengobati hingga puluhan penyakit ? . Dari mulai sulit punya keturunan, kencing manis, tipes, leukemia, jantung, homo (???) dan berbagai macam penyakit lain sanggup dilayani oleh tabib ini. Mereka mempromosikan namanya dengan embel doktor seperti DR (HC) dan berbagai perijinan dari depkes, dinkes, dan lembaga pemerintah lainnya. Jangan takut kesasar karena biasanya mereka rute angkutan umum dengan jelas seperti : dari terminal Bekasi, naik angkot K39, turun di kompek X, naik ojek, dan tanya aja tabib si anu, pasti nyampe … dan capek tentunya.

Payudara kurang bahenol ? ada jasa Payudara Srikaton yang sanggup membuat kaum pria terpikat, itu janji iklan mereka yang mungkin hasilnya akan seperti Pamela Anderson. Satu lagi yang menarik, Salon Gaib. Mungkin tinggal merem wajah kita sudah aduhai akibat jasa salon di dunia gaib yang pasti laris manis. Kalau permintaan ada, tidak menutup kemungkinan salon gaib ini akan menyediakan berbagai jasa salon di dunia nyata seperti creambath, manicure/pedicure, plus ketekcure :)

Mencermati iklan2 seperti ini tentu saja menggelikan, tapi saya tidak menganggap para pembuatnya para dukun2 yang bodoh, justru sebaliknya. Mereka dengan cerdik telah memanfaatkan segmentasi pasar berupa orang2 yang merasa insecure dan punya citra diri yang negatif. Mitos penis besar adalah contoh klasik betapa pencitraan keperkasaan pria selalu disimbolkan dengan ukuran alat vitalnya. Size does matter bagi laki2 yang merasa kurang nyaman dengan ukuran “senjatanya” seraya ingin mencitrakan kejantanan dirinya dengan seberapa besar miliknya.

Kita memang dibombardir dengan pseudo image setiap hari dengan berbagai tawaran obat pelangsing , kulit putih, payudara montok, serta bintang2 iklan yang berwajah cantik dan ganteng dari berbagai media massa. Salahnya banyak yang menganggap kesemua itu sebagai realitas, padahal untuk urusan iklan, media massa selalu menampilkan second hand reality, realitas yang sudah diseleksi.

Jadi setelah ngalor ngidul membahas dukun dan alat vital saya cuma ingin menyampaikan kutipan sederhana dari Maxwell Maltz, seorang dokter bedah plastik sekaligus tokoh Psycho Cybernetics dalam membantu masalah inferioritas para pasiennya. Believe in yourself and you’ll succeed. Simpel kan ?

About these ads

Tags: , , , , , , , , , , , , ,

5 Responses to “Terbukti besar dan panjang di tempat”

  1. therry Says:

    Om, bukan cuma di koran ecek2 dan stiker2 di angkot loh, iklan2 macam begini juga sering ditampilkan di majalah Kartini (ironis), cuman kemasannya agak lebih sedikit bonafid saja.

    Saya juga heran, apa iya orang2 Indonesia sebegitu bodohnya sampai masih mempercayai iklan2 seperti ini.

    Belum lagi kalao nonton di TV ketemu yang model KETIK REG SPASI MANJUR KIRIM KE xxxx untuk mengetahui nasib, peruntungan, percintaan, jodoh dsb.

    Seiring dengan perkembangan jaman, bangsa ini anehnya malah mengalami kemunduran pesat…

    Sebagian orang ada yang menginginkan jalan pintas, terutama kekayaan. Kalau orang2 mau berpikir, mengapa ilmu “uang ghaib” tidak digunakan sendiri sama dukun gadungan itu dan pensiun dari dunia tipu menipu.

  2. Elyani Says:

    hihihi…lucu baca iklan diatas. Adonan kue atau roti kalau sudah bantat saja susah diotak-atik, apalagi yg bahan dasarnya daging? Repotnya iklan semacam ini justru diminati karena testimonial dari mulut ke mulut dan keabsahannya belum tentu benar. Bukan hanya pada jasa memperpanjang atau membesarkan alat vital, namun juga merambah pada pengobatan herbal. Mengapa masyarakat kita lebih mudah mempercayai iklan semacam ini menurutku karena pendekatannya yg lebih personal. Tempat praktek juga biasanya dilakukan di rumah2, tidak jarang sampai jauh ke pelosok. Dan tidak harus melewati birokrasi administrasi dan tetek bengek lainnya seperti kalau kita berkunjung ke rumah sakit. Masalah gagal itu urusan belakang, toh namanya juga coba2. Buat urusan alat vital kok coba-coba…hehehe :)

    Urusan alat vital emang bisa jadi berabe, coba kalau salah ukuran karena sebagian dukun menggaransi sampe seumur hidup. Gawat itu :)

  3. Nugi Says:

    Awas hati-hati jebakan!, semua mahluk halus apapun itu nama dan jenisnya kalau diperintah pasti nggak ada yang gratis alias pakai bayaran. Kalau yang menurut mereka itu adalah “Jin islam”, sdh pasti gak mau disuruh-suruh apalagi untuk memperkaya/keuntungan orang yg menyuruhnya yg notabene dibawah jin tsb imannya. Dan sudah pasti juga bayarannya bukan uang karena bagi mereka harta kekayaan tidak ada gunanya selain untuk menggoda manusia. Dan sudah pasti juga bayarannya bukan sesuatu yang bisa dibeli oleh harta manusia karena kalau barang seperti itu mereka bisa nyolong dengan mudah. Jadi kalau begitu apa dong bayarannya? Tinggalah apa yg ada dalam diri manusia, karena:
    1. Tidak bisa memperjual belikan.
    2. Harganya sangat mahal tak terhingga karena didapat langsung dari Sang Maha Pencipta.
    3. Bagi mahluk gaib rasanya sangat enak dan bisa meningkatkan ilmu dan kekuasaannya.
    Jadi waspadalah, jangan anda gadaikan apalagi dijual pemberian Tuhan tersebut, karena jika kontrak sudah diteken berarti anda sudah bersekutu dengan syetan, tidak ada lagi cerita tobat. MADESU alias Masa Depan Suram, jadi Hellboy or Hellgirl!!!

  4. Sabda66 Says:

    Hal yang perlu disimak dan direnungkan. Siapa kita, golonan apa kita. Smoga saja saudaraku siapa saja bisa mencermatinya. Percaya padaNYA, Percaya diri, adalah segalanya.

  5. Sony Says:

    Setuju dg (mayoritas) respon diatas, sangat disayangkan kita hidup di negara (yg katanya) agamis tapi hampir sebagian besar masyarakatnya khoq ya mempercayakan nasibnya, jodohnya, karirnya, rejekinya pada oknum yang ngaku2x paranormal.. mereka ini khan memperdaya orang yang lemah imannya untuk meraup keuntungan dari ketidak percayaan mereka pada Tuhan, inginnya untung malah buntung, kalo orang jawa katakan MBURU UCENG, ning KELANGAN DELENG.. ha3x…

Comments are closed.


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 89 other followers

%d bloggers like this: