Hong Kong (1)

January 17, 2010 by ton6312

Saya tiba di Hong Kong International Airport (HKIA) jam 14.25 setelah menempuh perjalanan 3.5 jam dari Singapura menggunakan pesawat Singapore Airlines. Sebelumnya saya harus menempuh penerbangan di jam 6 pagi hari, jadi selalu menyiksa karena harus bangun sebelum jam tiga dini hari dan bersiap ke lapangan udara saat orang-orang masih terlelap tidur. Walau kelelahan, selalu berdecak kagum melihat kehebatan dan kemewahan HKIA yang konsepnya arsitekturnya banyak diterapkan di lapangan terbang antar bangsa Malaysia. Selalu ada petugas yang bisa berbahasa Inggris dan siap ditanyai kalau2 anda tersesat, namun kecil kemungkinannya karena petunjuk arah begitu jelas.  Ini sekedar travelogue atau rekamana perjalanan saya saat melakukan perjalanan dinas ke HK dan Cina.

Read the rest of this entry »

Tamron 17-50mm/f2.8 Vibration Compensation

January 7, 2010 by ton6312

Saya sedang mencoba lensa keluaran baru dari Tamron, sebuah perusahaan Jepang yang senang sekali memberi nama panjang dan susah dihafal untuk produk keluarannya : Tamron SP AF17-50mm F/2.8 XR Di-II VC LD Aspherical (IF). Di kamera dengan  crop factor 1.6 seperti Canon 40D, 50D, atau 500D jangkauan lensa Tamron ini menjadi 26-78mm, sebuah medium zoom dengan jarak fokal yang cukup bersahabat dan bisa digunakan untuk keperluan memotret sehari-hari. Kalau anda saat ini sedang kebingungan mencari lensa pengganti kameranya mungkin lensa terbaru keluaran Tamron ini bisa dijadikan kandidat yang patut dipertimbangkan  di antara sekian banyak pilihan  lensa yang seringkali justru membuat kebingungan dan dilema berkepanjangan.

Read the rest of this entry »

Suatu hari di Muara Angke

November 6, 2009 by ton6312

birds

Perahu kecil yang saya sewa mulai menyusuri kawasan nelayan di Muara Angke yang bertolak dari kawasan Suaka Margasatwa kawasan ini. Karena yang ukuran panjangnya kurang dari tiga meteragak bermusuhan dengan ombak yang tidak terlalu besar sekalipun sehingga mudah terombang ambing. Bagusnya pemadangan barisan kapal nelayan yang warna warni mulai terlihat di tepian laut yang begitu kotor dengan berbagai sampah plastik maupun organik sehingga membuat warna laut menjadi kehitaman dan berbau tidak sedap.

Read the rest of this entry »

Canon 24-70 atau 24-105 : ad infinitum

November 4, 2009 by ton6312

2470

Canon mengeluarkan dua lensa yang sangat menggoda yakni Canon EF 24-70mm/f2.8L USM dan Canon EF 24-105mm/f4 IS USM. Perdebatan yang mana harus dipilih antara kedua lensa ini memenuhi berbagai forum fotografi dengan argumen yang tiada habisnya. Maklum banyak orang menilai bahwa kedua lensa ini sama2 menawarkan keunggulan sekaligus beberapa poin minus yang mengakibatkan lamunan panjang sebelum mengkosongkan isi dompet di kasir toko kamera. Jadi yang mana akan dipilih ? Pengalaman pribadi saya moga2 bisa membantu dalam memecahkan saat harus memilih di antara kedua lensa ini.

Read the rest of this entry »

Tiga juta motor di Ho Chi Minh

September 26, 2009 by ton6312

viet1

Selalu ada yang berubah di negara ini, setidaknya Ho Chi Minh punya bandara internasional modern yang baru diresmikan tahun 2007. Tentu saja jauh lebih bagus saat saya pertama kali menginjakan kaki di sini empat tahun yang lalu. Waktu itu bandara Adisutjipto di Jogjakarta saja masih jauh lebih bagus dibandingkan bandara Tan Sho Nat,  tapi sekarang situasinya sudah berbalik. Vietnam memang sedang menikmati berkah ekonomi sejak presiden Bill Clinton dan puterinya Chelsea kesengsem dengan mie khas mereka di restoran Pho 2000 dalam kunjungan presiden Amerika pertama di tahun 2000. Naga kecil ini menjadi salah satu kekuatan ekonomi baru di Asia walau ada satu pemandangan yang tidak berubah, akrobatik para pengendara motornya dan jumlahnya tiga juta !

Read the rest of this entry »

Delhi : explored (2)

September 2, 2009 by ton6312

qm2

Apa jadinya kalau India mempunyai menara miring Qutb Minar sebagaimana Pisa di Italia ? Selama 22 tahun dari 1983 hingga 2005 sebuah survey geologi yang dilakukan oleh pemerintah setempat menemukan fakta bahwa menara ini miring hingga 11 detik. Walaupun kemiringannya kemudian dibantah oleh pemerintah sendiri, situs sejarah ini merupakan tujuan wisata terpopuler dibandingkan dengan Taj Mahal. Dibangun oleh penguasa muslim pertama di India, Qutbuddin Aibak hampir di abad ke-12 berlokasi di kota New Delhi, sebuah testament peradaban yang luar biasa.

Read the rest of this entry »

Delhi : explored

September 1, 2009 by ton6312

cover

Gelegar suara petasan di halaman Jama Masjid (Masjid Jahan Numa) menjadi penanda iftar atau buka puasa namun tidak menghentikan kesibukan di Chawri Bazaar kawasan tertua di kota New Delhi tempat mesjid terbesar ini berada. Saya berada di Old Delhi street yang dipenuhi oleh lautan manusia, rickshaw, pedagang kaki lima, dan semerbak harumnya kebab, nasi biryani serta kepulan asap pedangang teh atau cha. Inilah jantung kota Delhi yang sudah ada sejak pemerintahan Syahjahan di abad ke-16. Area ini ini selalu dipenuhi oleh pedagang rempah, tekstil, pengrajin besi atau kuningan, dan tentu saja jajanan khas Delhi. Read the rest of this entry »

Ada Tuhan di hati waria

July 28, 2009 by ton6312

waki

Wakijo dihajar habis-habisan oleh kakak kandungnya seorang preman Jogja yang punya nama tenar untuk menakuti orang. Harga dirinya seakan terkoyak melihat sang adik yang sering berdandan dan berprilaku seperti perempuan.  Apalah jadinya seorang jagoan mempunyai adik waria, alasan itulah yang membenarkannya memberikan “pelajaran” kepada Wakijo.  Untung sang ibu melerai kekerasan terhadap Wakijo. “Bagamanapun ia adik kamu” tuturnya.  Perjalanan hidupnya mengalir terus dengan berbagai peristiwa hitam putih serta abu-abu seorang waria kota Jogjakarta hingga akhirnya menjadi seorang ketua di LSM Kebaya (Keluarga Besar Waria Yogyakarta) . Di sebuah rumah sederhana Jl. Gowongan Lor JT III/148, Yogyakarta tempat LSM ini berkantor saya berbincang dengan Mami Vinolia  dan anak angkatnya Yuni Shara dengan ditemani goreng pisang dan wedang jahe hangat.

Read the rest of this entry »

Jogjager

July 26, 2009 by ton6312

lik

Saya ingin merasakan atmosfir Jogja sebagaimana yang dialami oleh warganya dan bukan sebagai turis yang asyik belanja di Malioboro. Itu pesan saya kepada teman baik yang saya “paksa” menjadi pemandu wisata dadakan. Jadilah sebuah acara disusun berikut “ritual” yang harus saya laksanakan demi menjadi seorang Jogjager dadakan dengan base camp di guest house panti asuhan Santa Maria di kawasan Ganjuran, Bantul.

Read the rest of this entry »

Libur telah usai

July 20, 2009 by ton6312

chronicle

Liburan itu selalu menyenangkan, setidaknya sejenak melupakan rutinitas kantor, email, telepon, conference call, inquiries, dan segala macam ritual korporasi yang tidak berkesudahan. Jadi selama hampir dua minggu saya habiskan menjelajah kota Bandung dan sekitarnya plus menikmati berbagai kuliner pinggiran jalan. Read the rest of this entry »